Di dunia ini selalu ada dua sisi seperti halnya mata uang. Positif dan Negatif, Pro dan Kontra, Ya dan Tidak. Hal ini tidak begitu penting, karena dua sisi kehidupan tersebut selalu ada dan tidak akan pernah hilang.
Yang terpenting adalah diri kita sendiri, kita semua mempunyai kesempatan untuk memilih.
Apapun pilihan anda pasti ada konsekwensi yang harus anda terima dengan rela dan lapang dada.
Anda pilih suara Positif, konsekwensinya seluruh hidup anda akan jadi Positif. Anda pilih suara Negatif, konsekwensinya seluruh hidup anda akan jadi Negatif.
Anda pilih suara Kontra, maka pikiran anda akan jadi Kontra juga dengan peluang yang ada ditangan anda. Anda pilih suara Pro, maka pikiran dan sikap anda otomatis akan terus mempelajari bagaimana untuk sukses.
Jadi semuanya adalah PILIHAN. Kita semua yang menentukan MAU YANG MANA ??
Tidak ada orang yang bisa mempunyai dua tuan atau dua master, anda harus pilih salah satu !! Pilih Positif atau Negatif, tidak bisa keduanya.
Pilih Pro atau Kontra, tidak bisa keduanya. Pilih Ya atau Tidak, tidak bisa keduanya. KENAPA ?? Sebab Departemen “Will Power” dipikiran kita hanya bisa memberikan “Sukses Power” kepada salah satu yang anda pilih.
Ada Sukses Positif dan ada Sukses Negatif, kembali lagi MAU PILIH YANG MANA ??
“Will” andalah yang menentukan “Message” ke “Subconscious” anda. Subconscious tidak bisa membedakan yang Benar dan Salah, tidak bisa membedakan yang Pro dan Kontra. Tidak bisa membedakan yang Positif dan Negatif.
Subconscious hanya bisa memproses “Output” pikiran yang anda pilih salah satu, dan tidak bisa memproses keduanya. Silahkan pilih yang anda mau !! Hidup ini adalah pilihan.
Memilih adalah hak semua orang, dan semua pilihan anda akan disaring oleh ALAM. Setiap pilihan ada “Guru” nya, ingin sukses di bidang apapun berarti kita harus menjalankan sitem kendaraan tersebut.
Dan yang menjalankan sistem tersebut adalah MANUSIA, kalau kita tidak bisa menjalankan sistemnya, berarti yang bermasalah adalah manusianya bukan istem atau kendaraannya.
Cuma banyak dari kita sering menyalahkan sistemnya, itulah “Attitude” manusia yang gagal pada umumnya.
Sistem atau Kendaraan apapun yang dijalankan oleh manusia yang “Negatif”, maka sistem tersebut akan negatif bagi dirinya. Karena memang yang salah bukan sistemnya, tetapi manusianya yang tidak mau merubah “Attitude Negative” nya.
